WeLc0me To ReZa uLfa AKbaR's WoRld ! ^_^
Search:
Powered by MightFind



Mar 17, 2005
Selembar Bulu Mata.. (pernahkah kita menangis taubat karena-Nya?)

Selembar Bulu Mata

 

  

Diceritakan di Hari Pembalasan kelak, ada seorang hamba Allah sedang diadili. Ia dituduh bersalah, menyia-nyiakan umurnya di dunia untuk berbuat maksiat. Tetapi ia berkeras membantah. "Tidak. Demi langit dan bumi sungguh tidak benar. Saya tidak melakukan semua itu."

"Tetapi saksi-saksi mengatakan engkau betul-betul telah menjerumuskan dirimu sendiri ke dalam dosa," jawab malaikat. Orang itu menoleh ke kiri dan ke kanan, lalu ke segenap penjuru. Tetapi anehnya, ia tidak menjumpai seorang saksi pun yg sedang berdiri.

Di situ hanya ada dia sendirian.

Makanya ia pun menyanggah, "Manakah saksi-saksi yg kau maksudkan? Di sini tidak ada siapa-siapa kecuali aku dan suaramu."

"Inilah saksi-saksi itu," ujar malaikat.

Tiba-tiba mata angkat bicara, "Saya yg memandangi."

Disusul oleh telinga, "Saya yg mendengarkan."

Hidung pun tidak ketinggalan, "Saya yang mencium."

Bibir mengaku, "Saya yang merayu."

Lidah menambah, "Saya yang mengisap."

Tangan meneruskan, "Saya yang meraba."

Kaki menyusul, "Saya yang dipakai lari ketika ketahuan."

"Nah kalau kubiarkan, seluruh anggota tubuhmu akan memberikan kesaksian tentang perbuatan aibmu itu", ucap malaikat.

Orang tersebut tidak dapat melanjutkan sanggahannya lagi. Ia putus asa dan amat berduka, sebab sebentar lagi bakal dilemparkan ke dalam jahannam. Padahal, rasa-rasanya ia telah terbebas dari tuduhan dosa itu.

Tatkala ia sedang dilanda kesedihan itu, sekonyong-konyong terdengar suara yg amat lembut dari selembar bulu matanya: "Saya pun ingin juga mengangkat sumpah sebagai saksi."

"Silakan", kata malaikat.
"Terus terang saja, menjelang ajalnya, pada suatu tengah malam yg lengang, aku pernah dibasahinya dengan air mata ketika ia sedang menangis menyesali perbuatan buruknya. Bukankah nabinya pernah berjanji, bahwa apabila ada seorang hamba kemudian bertaubat, walaupun selembar bulu matanya saja yg terbasahi air matanya, namun sudah diharamkan dirinya dari ancaman api neraka? Maka saya, selembar bulu matanya, berani tampil sebagai saksi bahwa ia telah melakukan tobat sampai membasahi saya dengan air mata penyesalan."

Dengan kesaksian selembar bulu mata itu, orang tersebut dibebaskan dari neraka dan diantarkan ke surga. Sampai terdengar suara bergaung kepada para penghuni surga: "Lihatlah, Hamba Tuhan ini masuk surga karena pertolongan selembar bulu mata."

Firman Allah swt,

"Demi masa, sesungguhnya manusia itu benar-benar berada di dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan beramal soleh, yang ingat-mengingatkan supaya mentaati kebenaran, dan yang ingat-mengingatkan dengan kesabaran." Surah Al-Ashr

Dari Abdullah bin 'Amr R.A, Rasulullah S.A.W bersabda:

" Sampaikanlah pesanku biarpun satu ayat..."


Posted at 01:36 pm by Reza-NNiiiHH

 

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments




Previous Entry Home Next Entry



Reza is known as a professional bludger. Unsurprisingly, He's got a Master of Garinkion, and is now a candidate of PhD in jayuism (naa... he's currently studying Engineering in Monash University) his hobby is, sadly, having his time wasted and his obsession is rulin' his country (an irony? together we can!!) *No Junk Ads* one word to describe him: "undescribed!" (sorry.. can't think any better profile right now, huhuhuhu...)

   

<< March 2005 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31


If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed